Sabtu, 10 Maret 2018

Don’t Erase Unbeliever Right to Repent with Terorism.Jangan Hilangkan Hak Orang Kafir untuk Bertaubat dengan Terorisme.



To english version is under this Indonesian version.

Jangan Hilangkan Hak Orang Kafir untuk Bertaubat dengan Terorisme. Tuhan yang Adil Takkan Menghukum seseorang atas Kesalahan yang Tidak Diperbuatnya. Hanya Tidak Percaya Tidak Pantas Dihukum Berikut Alasannya. Dll

Daftar Isi
1.     Jangan hilangkan hak orang kafir untuk bertaubat dengan terorisme. Tuhan yang adil takkan menghukum seseorang atas kesalahan yang tidak diperbuatnya ... par 1
2.     Alasan terorisme menurutku ... par 2
3.     Hanya tidak percaya tidak pantas dihukum salah satu alasannya karena bukan kejahatan dan alasan lainnya ... par 3
4.     Belum jelas bukti kenapa solat diwajibkan ... par 4
5.     Jika tuhan tidak butuh manusia, dan Dia maha kuasa, maka manusia hanya perlu bersantai sepanjang hidup ... par 5

Pendahuluan
Ini kritik dari saya sendiri, ketahuilah benar atau salah, tapi saya yakin ini benar.

Isi
1.     Jika memang Tuhan menerima taubat, maka semua orang berhak bertaubat, maka jangan hilangkan hak orang kafir untuk bertaubat dengan terorisme, jika agamamulah yang benar. Jika kalian percaya Tuhan itu adil berarti dia tidak akan menghukum seseorang atas kesalahan yang tidak diperbuatnya. Misal, ada seseorang yang benar – benar tidak ingin membunuh, tapi tiba–tiba dia benar-benar dikendalikan penuh oleh setan untuk membunuh, dan kemudian terjadi pembunuhan itu. Jika begitu, yang dihukum seharusnya setan yang mengendalikan penuh. Itu jika kalian takut anak cucu kalian dipengaruhi orang kafir.
2.     Aku tidak percaya alasan terorisme atau seperti Isis dan Taliban berperang adalah Amerika yang ingin menguasai atau menjajah, karena mereka juga banyak membunuh saudara sebangsa sendiri termasuk anak-anak dan wanita, yang tidak bersenjata. Bahkan mereka melanggar HAM dengan menjual wanita tawanan sebagai budak seks. Menurutku pastilah alasannya adalah pemaksaan ideologi.
3.     Lagipula hanya tidak percaya Allah bukanlah kejahatan, soalnya yang benar-benar merusak adalah kejahatan. Kenapa tidak percaya dianggap dosa terbesar dan harus dihukum neraka selamanya? Ini tidak seperti jika hanya lupa sholat, maka hanya dihukum neraka sementara. Ini berarti tidak percaya dan tidak sholat punya dosanya masing-masing, walaupun adalah ibadah atau pengabdian yang berurutan, yaitu iman dulu baru bisa sholat. Seperti itu juga dengan ibadah lainnya. dan soalnya orang yang bukan muslim akan tetap dihukum neraka selamanya walaupun tidak melakukan kejahatan. Jika tuhan maha kuasa, maka kita tidak akan dapat melukai tuhan walaupun tidak percaya. Sampai sekarang tidak ada bukti bahwa tidak percaya akan melukai orang lain. Juga sampai sekarang tidak ada bukti bahwa tidak percaya akan melukai diri sendiri, (tolong dibedakan antara hukuman tuhan dan sebab akibat kerugian jika tidak percaya). Jadi siapa yang tersakiti? Kenapa harus dihukum neraka selamanya? Saya harus tahu apa yang saya lakukan, agar saya dapat bertanggung jawab secara benar. Jadi sebelum semua hal ini jelas saya tidak ingin percaya. Logika saya adalah hanya kerugian besarlah yang pantas dihukum.
4.     Sampai sekarang tidak ada bukti jika solat itu sangat berguna sehingga diwajibkan, (jika hanya manfaat kecil saja sih bisa diganti, tidak harus dengan solat). Sudah diajarkan tuhan tidak butuh manusia, dan juga tidak jelas bukti manfaat besar bagi orang lain dan diri sendiri sehingga diwajibkan. ( tolong juga bedakan antara hukuman tuhan dan sebab akibat kerugian jika tidak solat).
5.     Jika tuhan tidak butuh manusia, sedang Dia maha kuasa, maka kita hanya perlu bersantai sepanjang hidup. Jika kita tidak dibutuhkan tuhan, maka kita tidak perlu merawat bumi ataupun menjadi khalifah. Dengan maha kuasanya semua bisa diatur oleh tuhan.


It’s English version
Don’t Erase Unbeliever Right to Repent with Terorism. The Fair God will not punish somebody because a sin which not he really did. Just Unbelieve is not worth punished, here are the reasons. Etc

List Content
1.     Don’t erase unbeliever right to repent with terorism. The fair God will not punish somebody because a sin which not he really did ... par 1
2.     My opinion about terorism reasons ... par 2
3.     Just unbelieve is not worth punished, one of the reason is it is not a crime and another reasons ... par 3
4.     Unclear reason about why sholat is obligated ... par 4
5.     If God do not need human, and He is Almighty, so we just need relax in whole life ... par 5

Introducing
It’s my own critics, know right or wrong but i’m sure it’s true

Content
1.     If God really accept repent, so everybody have right to repent, so don’t erase unbeliever right to repent with terorism, if your religion is true. If you believe God is fair, it’s means He will not punish somebody because a sin which he not really did. Example, there is someone who really don’t want to murder, but suddenly he really fully controled by devil to murder, and then the murdering is happen. If like that, who must be punished is the devil who fully controling. That is if you affraid your next generation influenced by unbeliever.
2.     I don’t believe terorism reasons or like ISIS and Taliban war are because USA who want controling or  colonizing, because they also murder many of their own brothernations include childs and womans, who unarmed. Moreover they violate human right by selling woman prisoner as sex slave. I think the reason is must be ideology forcing.
3.     Moreover just unbelieve Allah is not a crime, because which really destructive is crime. Why unbelieve is claimed as biggest sin, and must punished in hell forever? It’s not like if only forget doing sholat, so just punished in hell for a while. This means unbelieve and not doing sholat have a sin for eachself, although them are series pray or devotion, that is first believe then you can doing sholat. It’s like that for another devotion. and because, people who not moslem will still punished in hell forever although do not did crime. If God is almighty, so we can’t hurt God although not believe. Until now, there are no prove that unbelieve will hurt another. Also until now, there are no prove that unbelieve will hurt ourself. ( please know the difference between God’s punishment and reason and result of loss if unbelieve). So who is hurting? Why must punished  in hell forever? I must know what i’m doing, for me to take responsibility rightly. So before all this thing are clear, i don’t want to believe. My logic is only big loss which worth to punished.
4.     Until now, there are no prove that sholat is very usefull until obligated, (if only small benefit it’s can be replaced, not must with sholat). Have been teached that God don’t need human, and also unclear the prove of big benefit for another and ourself until obligated. (also please know the difference between God’s punishment and reason and result of loss if not doing sholat).
5.     If God don’t need human, meanwhile He is almighty, so we just need to relax in our whole life. If we doesn’t needed for God, so we don’t need to cure the earth or become Khalifah. With His almighty all can be fine.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar